Pendaftaran yang dibuka selama satu bulan yakni 25 Agustus hingga Jumat (25/9) ternyata melebihi angka yang ditargetkan yakni 83 ribu siswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap di Rp 2,3 triliun. Alokasi itu kan sudah ada karena kita sudah estimasikan juga angkanya. Insha Allah cukup," ujarnya.
"Ini angka sementara, karena akan kita pasang di sekolah nama-nama penerima dan membuka kesempatan ke masyarakat hingga tanggal 3 September nanti untuk melapor jika ada nama yang tidak layak," kata Susie.
Selanjutnya, Susie menjelaskan, proses KJP akan memasuki tahap persiapan kelengkapan oleh Bank DKI. Sistem input data online membuat Bank DKI, sebagai penyedia kartu atm KJP, dipastikan saat ini telah mulai melakukan persiapan yang matang untuk pengadaan kartu dan buku rekening.
"Setelah Bank DKI menyiapkan kartu dan buku rekening, kami akan menyiapkan SK (Surat Keputusan) Gubernur untuk penetapan jumlah peserta KJP," ujar Susie.
Dengan tahapan seperti itu, Dinas Pendidikan menyatakan telah menetapkan masa proses pelengkapan KJP. "Target kami sampai cair itu kira-kira di pekan terakhir bulan Oktober," ujar Susie. (meg)