“ISPU 2.314. Sementara penderita ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) sampai tanggal 27 September kemarin di Provinsi Kalteng berjumlah 11.522 orang,” kata Kepala Pusat Dana Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya kepada media, Senin (28/9).
Batas akhir level berbahaya ISPU berada pada angka 500. Oleh sebab itu indeks pencemaran udara di Palangkaraya amat berbahaya karena telah menembus angka 2.000. Sebagai perbandingan, Riau yang beberapa waktu lalu ditetapkan berstatus darurat asap, tingkat pencemaran udaranya saat itu di angka 984.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, asap parah melanda Palangkaraya pada Jumat dan Sabtu kemarin. Menurut seorang warga, Wulan, kotanya sudah nyaris dua bulan dikepung asap. Ia menyebut selama itu pula warga tak melihat matahari.
Saat akhir pekan kemarin kondisi makin parah, hingga menurut Wulan, bernapas menjadi sulit. Asap juga masuk ke rumah-rumah warga sehingga bahkan di dalam rumah pun mereka memakai masker. (agk)