Menurut Ni'am, pembunuhan itu telah membuat geger warga lantaran dilakukan dengan cara yang sangat sadis. Selain terungkapnya dugaan tindak kekerasan seksual, pembunuhan juga dikemas dengan cara yang tidak manusiawi. (Baca: Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Bocah di Dalam Kardus)
"Kejahatan yang sangat sadis ini mengoyak rasa aman di masyarakat. Peristiwa ini berdampak pada ketakutan psikologis warga, terutama orangtua dengan anak mereka yang masih di bawah umur," kata Ni'am saat dihubungi Ahad (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika memang dalam penyelidikan nanti didapati unsur yang bisa menjadi jeratan hukuman, pelaku layak mendapatkan hukuman mati," kata Ni'am.
"Salah satu fungsi negara adalah menjamin rasa aman. Maka negara kali ini wajib hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membuktikan nawacita yang diagungkan selama ini," ujar dia.
Pihak kepolisian saat ini masih terus memburu pelaku pembunuhan gadis belia 9 tahun yang ditemukan meninggal di sebuah gang di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat (2/10). Penemuan jenazah korban membuat geger masyarakat lantaran jasad ditemukan dalam kondisi terikat, mulut tersumpal, dan meringkuk dalam kardus tanpa busana. (stu)