Akibat jadwal penerbangan yang kacau, banyak petugas bandara setempat melontarkan keluhan mereka di saat bekerja. Tak jarang, beberapa dari mereka bahkan menyindir langsung calon penumpang yang diketahui berkewarganegaraan Indonesia sebagai cara meluapkan kekesalan.
Salah satunya adalah Aswin Prasetyo (23) yang berprofesi sebagai jurnalis. Tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur untuk menghadiri acara otomotif pada Selasa (6/10) kemarin, dia langsung mendapat sindiran halus dari petugas yang mengetahui dirinya sebagai warga Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya seperti itu, Aswin pun mengaku menjawab berasal dari Jakarta. Petugas bandara itu pun kemudian menanyakan kondisi udara di Jakarta.
Mendengar hal itu, Aswin mengaku tak bisa berkata banyak. Sindiran terhadap Indonesia melalui dirinya pun ternyata tak berhenti di petugas bandara.
Pada saat sesi makan malam di acara otomotif yang dia hadiri, Aswin mengaku kembali mendapat sindiran mengenai kabut asap.
“Banyak tamu undangan dari sejumlah negara yang terlambat karena penerbangan mereka mengalami penundaan akibat kabut asap. Beberapa delegasi pun menyindir saya, mengingat saya adalah WNI,” ujarnya.
Hingga Rabu siang, kabut asap di wilayah Malaysia masih cukup pekat. Aswin mengungkapkan jarak pandang saat itu hanya mencapai 200 meter.
Namun, keadaan mulai berubah menjadi lebih baik ketika petang menjelang. Hujan yang turun membuat kabut asap di Malaysia sedikit menghilang. (meg)