Dalam keterangan tertulisnya, selam ini TNI telah berhasil memadamkan 3.163 titik api dan asap dari total 3.289 titik di Sumsel, Riau, Kalteng dan Kalsel.
Namun, keberhasilan sementara ini tidak hanya dilakukan oleh prajurit TNI saja. Para tentara itu bergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan yang juga terdiri dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Polri, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah berusaha dengan segala cara untuk membantu memadamkan kebakaran hutan, termasuk menggunakan membuat hujan buatan," tulis pernyataan yang dibuat atas nama Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal Tatang Sulaiman itu. TNI kerap kesulitan memadamkan api karena terbatasnya monitor awan dan cuaca.
Selain itu, tidak adanya awan juga menjadi kendala bagi TNI karena garam yang ditabur tidak akan menjadi hujan bila tidak ada awan. Lebih dari itu, mobilitas personel menjadi persoalan. "Terkadang butuh waktu berjam-jam untuk ke titik api selanjutnya." (sur)