Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki mengatakan kehadiran Fadli diterima lima pimpinan KPK. Mereka berdialog mengenai hasil kesepakatan Global Conference of Parliamentarians Againts Corruption (Gopac).
Konferensi global keenam organisasi parlemen internasional melawan korupsi (Gopac) berakhir pada Kamis (8/10). Dalam konferensi tersebut, Fadli Zon terpilih sebagai Ketua Gopac untuk periode dua tahun ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik Partai Gerindra ini menyatakan bahwa pemberantasan korupsi bukan sesuatu yang mudah dilakukan, baik di lembaga legislatif, eksekutif, maupun yudikatif.
Salah satu agenda penting hasil kesepakatan di Yogyakarta, ujar Fadli, Gopac merekomendasikan dibentuknya pengadilan korupsi internasional.
Sebelumnya, Ketua DPR Setya Novanto menyatakan konferensi yang dihadiri anggota-anggota parlemen di dunia itu menjadi momentum menunjukkan keseriusan Indonesia dalam upaya pemberantasan korupsi.
"Secara khusus konferensi tingkat dunia kali ini terfokus pada pemberantasan dan perang melawan korupsi, terutama grand coruption," ujar Novanto dalam keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia, Selasa (6/10)
Konferensi GOPAC dihadiri lebih dari 200 perwakilan anggota parlemen seluruh dunia. Pertemuan ini memiliki agenda utama mempromosikan peran parlemen dalam upaya pemberantasan korupsi.
GOPAC didirikan sejak tahun 2002 sebagai hasil Global Conference di Ottawa yang dihadiri 170 anggota parlemen dan 400 pengamat seluruh dunia.
Tahun ini, Indonesia mendapat giliran menjadi tuan rumah konferensi anti-korupsi parlemen tingkat dunia yang keenam kalinya. Yogyakarta mendapat giliran sebagai tuan rumah selama tiga hari sejak tanggal 6 hingga 8 Oktober 2015. (utd)