"Itu domainnya presiden," kata Luhut di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Jumat (16/10).
Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini juga enggan berkomentar atas dugaan turut terlibatnya Prasetyo dalam perkara penyelewengan dana bantuan sosial yang saat ini menjerat Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum dapat berita yang jelas mengenai itu. Saya tidak ingin berandai-andai soal itu," katanya.
Sementara itu, Jaksa Agung Prasetyo mempersilakan KPK memeriksa jajarannya jika ada dugaan keterlibatan dalam kasus tersebut. Menurutnya, lembaga antirasuah sudah tahu akan apa yang harus dilakukan.
Ia bahkan menantang Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo dan istrinnya Evy Susanti menunjukkan bukti tudingan yang pernah dilontarkan terkait dugaan pengamanan kasus.
Sebelumnya dalam sidang kasus suap dengan terdakwa panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan, Evy yang jadi saksi sidang menyebut ada pengamanan kasus oleh kejaksaan.
Evy juga menjadi tersangka dalam perkara yang sama. Bersama suaminya Gatot Pujo Nugroho yang juga Gubernur Sumut, Evy diduga menyuap panitera PTUN Medan dan tiga hakimnya.
Belakangan pasangan suami isteri ini juga jadi tersangka dalam kasus penyelewengan dana bansos, tunggakan Dana Bagi Hasil, dan penyertaan modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Utara. Keduanya jadi tersangka bersama Patrice Rio Capella.
Rio diduga menerima dana dari Gatot dan Evy untuk memuluskan proses hukum perkara dana bansos di kejaksaan. (sur)