Presiden Dewan Pengurus Pusat Aspek Mirah Sumirat menyampaikan Pejabat BEI harus mengetahui kebohongan yang dilakukan oleh Direksi PT Jasa Marga. Pasalnya, PT Jasa Marga sebagai perusahaan terbuka telah terdaftar di BEI.
"Kami meminta agar pejabat BEI bisa mendesak Direksi PT Jasa Marga untuk secara terhormat untuk memenuhi janjinya, yaitu mengangkat pekerja kontrak menjadi pekerja tetap dan tidak dipindahkan ke perusahaan baru yaitu PT Jasa Layanan Operasi," ujar Mirah di depan Gedung BEI, Jakarta, Rabu (21/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan bohongi pekerja yang telah memberikan keuntungan maksimal untuk perusahaan. Tidak bisa dipungkiri bahwa keuntungan PT Jasa Marga diperoleh dari kontribusi dan kinerja 3000 lebih pekerja kontrak yang ada di PT JLJ," ujar Mirah.
"Perbaikan gaji dan kesejahteraan itulah yang tidak akan mereka dapatkan jika dialihkan ke PT JLO," ujar Mirah.
Mirah mengatakan usai melakukan aksi di BEI, massa aksi akan melanjutkan aksinya di depan DPR untuk menemu pimpinan Komisi VI dan Pimpinan Komisi IX. Mereka menuntut DPR memanggil Direktur Utama PT Jasa Marga untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
Berdasarkan patauan CNN Indonesia, lebih dari 400 pekerja mengikuti aksi demo tersebut. Sementara itu, untuk pengamanan, polisi mengerahkan hampir tiga kompi pasukan yang berasal dari Polda Metro Jaya dan Polres Setempat. (sip)