Dengan santai hanya mengenakan kaos putih, mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah ini menemui CNN Indonesia untuk berbincang santai di rumahnya sembari lesehan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disinggung soal ISIS, Tholut justru sedikit bersemangat. Dia menilai, paham ISIS yang menggunakan jargon jihad menjadi mujahid adalah salah kaprah.
Penolakan Abu Tholut terhadap ISIS ini bukan hanya terucap di bibir. Pada 27 Agustus 2014, sejumlah narapidana kasus terorisme yang berada di penjara lapas, sepakat akan mendeklarasikan diri untuk bergabung ke ISIS yang melibatkan nama Abu Bakar Baasyir yang berada di Lapas Nusakambangan sebagai punggawanya.
Abu Tholut bersama 19 napi terorisme yang ada di Lapas Kedungpane Semarang justru menolak deklarasi ISIS tersebut. Bahkan dia kala itu serta-merta meneriakkan bahwa ISIS sesat.
"Saya dan teman-teman sepakat tolak ISIS meski harus berseberangan dengan Ustaz Abu Bakar Baasyir," ujar Abu Tholut.
Penilaian ISIS sebagai ajaran sesat yang dilontarkan Abu Tholut ini dipelajari dan didalaminya dari membaca berita dan nasehat-nasehat ulama. (meg)