"Ada beberapa hal yang perlu dikaji sebelum Perppu Kejahatan Seksual ini dikeluarkan," ujar Novanto dalam keterangan yang dismpaikan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (23/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya saya juga akan meminta komisi terkait untuk mendalami wacana hukuman kebiri dan Perppu ini. Agar ada hasil yang terbaik untuk kita semua," kata Novanto.
Kekhawatiran jika eksekusi kebiri ditafsirkan sebagai potong habis. Sebab, menurut Saleh, dalam kode etik kedokteran tidak diperbolehkan membuat disfungsi organ tubuh manusia.
"Maka perlu didiskusikan siapa eksekutornya. Ikatan Dokter Indonesia perlu diajak membahas hal itu," ujar Saleh.
Selain itu, kata politikus PAN ini penerbitan perppu harus didasari pada temuan data dan pemetaan masalah secara komprehensif. Pemerintah dalam hal ini tidak bisa menerbitkan perppu hanya berdasar pada desakan kelompok masyarakat tertentu.
"Pemerintah harus mengumumkan darurat kekerasan seksual anak, dengan data-data valid. Misalnya ada daerah rawan kekerasan seksual pada anak. Sehingga memang memungkinkan keluarkan Perppu itu," kata Saleh. (obs/obs)