Menurut Khrisna, latar belakang teror kepada PT Gojek pasti dimiliki pelaku penembakan yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Jika bukan karena teror, pelaku diduga dapat menembak objek apapun yang berada di sekitar kawasan Kemang.
Pada kesempatan yang sama, Khrisna juga mengaku telah menghubungi Chief Executive Officer (CEO) Nadiem Makarim setelah mendapat laporan adanya penembakan kantor pelatihan calon karyawan PT Gojek. Ia berkata akan memeriksa para pengurus PT Gojek untuk dimintai keterangan terkait peristiwa penembakan yang terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi yang didapat, pelaku penembakan kantor Gojek sebelumnya sempat berhenti di pelataran jalan depan gedung tersebut. Peluru pun meluncur setelah satpam kantor Gojek yang berlokasi di Jalan Kemang Selatan 8 Nomor 56 menghampiri keduanya.
"Pelaku sempat mengangguk kepada satpam. Setelah itu satpam menghampiri, namun pelaku langsung mengeluarkan senjata laras pendek dan ditembakan ke arah kantor," ujar Kepala Polsek Mampang Prapatan Komisaris Prio Utomo Teguh.
Lihat juga:Kantor Ditembak, Petinggi Gojek Bungkam |