Polisi Bakal Panggil Bos Gojek atas Kasus Penembakan Kantor

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Minggu, 01/11/2015 17:04 WIB
Pemanggilan Nadiem Makarim sebagai bagian dari upaya penyidik Polda Metro Jaya melengkapi informasi yang dibutuhkan dalam mencari tahu pelaku penembakan kantor. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti (kanan) menyebut pemanggilan Nadiem Makarim sebagai bagian dari upaya penyidik Polda Metro Jaya melengkapi informasi yang dibutuhkan dalam mencari tahu pelaku penembakan kantor. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti memastikan akan memanggil Chief Executive Officer (CEO) PT Gojek Indonesia Nadiem Makarim atas insiden penembakan yang terjadi di kantornya siang tadi.

Khrisna menjelaskan jadwal pemanggilan akan ditentukan kemudian, sebagai bagian dari upaya penyidik Polda Metro Jaya melengkapi informasi yang dibutuhkan dalam mencari tahu pelaku penembakan kantor pelatihan calon karyawan Gojek tersebut.

“Nadiem sudah kami hubungi, nanti akan dimintai keterangan terkait peristiwa ini. Karena dugaan sementara kami ada sesuatu antara perusahaan dengan pelaku,” ujar Khrisna di tempat kejadian perkara, Jalan Kemang Selatan 8 Nomor 56, Jakarta Selatan, Minggu (1/11).


Dugaan tersebut menurut Khrisna patut dicuatkan, mengingat kantor Gojek menjadi tujuan utama aksi penembakan yang menurut laporan sementara dilakukan oleh dua orang pengendara sepeda motor pada pukul 10.35 WIB tadi.

“Kalau tidak kan bisa saja dia nembak rumah makan saja kan. Tapi beri kami waktu dulu untuk penyidikan,” ujar Khrisna.

Berdasarkan informasi yang didapat, kantor pusat Gojek ditembak oleh dua orang pengendara sepeda motor pada pukul 10.35 WIB. Kedua pengendara sepeda motor sempat menghentikan laju kendaraannya tepat di depan kantor Gojek, namun saat dihampiri petugas keamanan langsung mengeluarkan senjata laras pendek dan menembakkannya ke arah kantor. (gen)