“Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut dan semua bukti-bukti telah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalankan investigasi penuh terhadap pelaku intimidasi,” cuit @gojekindonesia, beberapa saat lalu.
Namun, melalui akun tersebut manajemen Gojek mengklarifikasi bahwa tembakan yang dilepaskan pelaku ke kaca kantor pelatihan karyawan tersebut tidak menggunakan peluru tajam melainkan kepala obeng yang telah dimodifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen penyedia layanan teknologi pemesanan jasa antar jemput penumpang dan barang menggunakan sepeda motor tersebut kemudian menyatakan sangat menyayangkan terjadinya hal tersebut. Sekaligus menegaskan akan bekerja sama dengan polisi untuk memastikan hal tersebut tak terulang lagi.
Pelaku pertama yang duduk di bangku penumpang mengenakan jaket olahraga dengan logo klub sepak bola Spanyol, Real Madrid. Sementara sang pengendara memakai jaket berwarna oranye dan menggunakan helm berwarna putih.
Kedua pengendara sepeda motor sempat menghentikan laju kendaraannya dari arah Antasari menuju ke arah Kemang Raya tepat di depan kantor Gojek, namun saat dihampiri petugas keamanan langsung mengeluarkan senjata laras pendek dan menembakkannya ke arah kantor. (gen)