Kapolda Lampung, Brigadir Jenderal Edward Syah Pernong, mengatakan timnya berhasil mengungkap kasus selama seminggu ini dan menangkap puluhan bandit. Satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.
Edward mengatakan para tersangka tersebut merupakan pelaku sejumlah kasus yang menonjol di Lampung seperti pembegalan, perampokan dan pencurian rumah kosong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, beberapa barang bukti telah dikumpulkan dari para tersangka, termasuk empat buah senjata api, tujuh buah senjata tajam, dua unit laptop, tas hasil rampasan pelaku dan kunci leter T.
Lihat juga:Polisi: Narkotik Biang Begal Lampung |
Menurut Titin, angka kriminalitas tertinggi yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan curanmor. Khusus untuk curanmor, dia mengakui belakangan ini sangat merajalela.
Bahkan dua anggota polisi dari Brimob Polda Lampung, Bharada Jefry Saputra dan Bripka Samsul Isnanto tewas ditembak begal.
Jefry tewas ditembak saat memarkir motor di depan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Samsul tewas ditembak saat mengejar pembegal motor.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih menyebut narkotik sebagai salah satu faktor utama yang menjadi penyebab maraknya kejahatan pencurian dengan kekerasan atau begal.
"Hampir selalu ditemukan indikasi narkoba," kata Sulistyaningsih di Bandar Lampung, Rabu (2/9). (antara/utd)