Menurut Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah, tersangka baru dalam perkara korupsi di Sumut kemungkinan berasal dari kalangan pemerintah daerah setempat.
"Kemungkinan ada (tersangka baru perkara dana hibah dan bansos Sumut) dan masih dari kalangan pemerintah," ujar Arminsyah di Kejagung, Jakarta, Kamis (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeriksaan perdana terhadap Gatot sebagai tersangka sudah dilakukan kemarin. Sedangkan Eddy baru menjalani pemeriksaan pada hari ini.
Gatot ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap tidak melakukan verifikasi terhadap para penerima dana hibah dan bansos, sedangkan Eddy dianggap turut membantu adanya penerima-penerima dana bansos siluman di Sumut.
Total kerugian negara sementara yang ditemukan penyidik Kejagung atas perbuatan Gatot dan Eddy mencapai angka Rp2,2 miliar. Jumlah tersebut masih dapat bertambah setelah hasil audit dari BPK telah keluar nantinya.
Sejauh ini tercatat ada 17 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) fiktif yang terbukti menerima dana bansos di Sumut periode 2012 hingga 2013. Fakta tersebut ditemukan setelah Tim Penyidik Kejagung melakukan investigasi ke Sumut beberapa pekan lalu.
(obs)