Eddy diperiksa penyidik Jampidsus sejak pukul 09.10 WIB. Menurut Jampidsus Arminsyah, pemeriksaan hari ini juga akan dilakukan terhadap pejabat Pemerintah Daerah Sumut lain yang diduga turut bertanggung jawab dalam penyaluran dana hibah di Sumut.
"Iya, (pemeriksaan) yang termasuk ikut bertanggung jawab," ujar Arminsyah di Kejagung, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat diperiksa kemarin, Gatot dicecar pertanyaan mengenai pembicaraan dana hibah oleh penyidik. Pemeriksaan terhadap dirinya pun akan dilanjutkan kembali Kamis (19/11) mendatang.
Gatot ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap tidak melakukan verifikasi terhadap para penerima dana hibah dan bansos, sedangkan Eddy dianggap turut membantu adanya penerima-penerima dana bansos siluman di Sumut.
Total kerugian negara sementara yang ditemukan penyidik Kejagung atas perbuatan Gatot dan Eddy mencapai angka Rp2,2 miliar. Jumlah tersebut masih dapat bertambah setelah hasil audit dari BPK telah keluar nantinya.
Sejauh ini tercatat ada 17 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) fiktif yang terbukti menerima dana bansos di Sumut periode 2012 hingga 2013. Fakta tersebut ditemukan setelah Tim Penyidik Kejagung melakukan investigasi ke Sumut beberapa pekan lalu. (rdk)