"Perlu sekali penyidik memeriksa secara ilmiah apa penyebab kematian itu," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/11).
Iqbal mengatakan selain melakukan pembongkaran makam, penyidik dalam waktu dekat juga akan memeriksa saksi dari RS Awal Bros dan saksi dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi terkait dugaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Reskrimsus Komisaris Besar Mujiyono menyampaikan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap orang tua Falya. Selain itu, penyidik juga masih mengumpulkan berbagai bukti terkait dugaan malpraktik di RS Awal Bros.
"Kita sudah rencanakan, kita tunggu kesiapan labfor. Begitu siap kita langsung lakukan," ujar Mujiyono.
Sebelumnya, Falya dinyatakan meninggal usai menjalani perawatan di RS Awal Bros, awal November tahun lalu. RS Awal Bros sebelumnya menyatakan Falya hanya mengalami dehidrasi ringan. Namun kondisinya makin buruk setelah diberi suntikan antibiotik hingga akhirnya meninggal dunia.
Sementara itu, RS Awal Bros Bekasi masih belum mau memberikan respons baik via telepon atau pesan singkat hingga berita ini diturunkan. (bag/bag)