Menurut Kosasih, amarah dan sindiran yang keluar dari mulut sang gubernur akan dijadikan pemacu agar perusahaan yang ia pimpin bisa lebih baik bekerja.
"Kami menerima semua masukan dan teguran sebagai acuan serta cambuk untuk bisa memberikan kinerja yang lebih baik lagi," kata Kosasih saat dihubungi, Selasa (1/12).
Lihat juga:Ahok Pertanyakan Kinerja PT Transjakarta |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi kami jabatan adalah amanah yang kami junjung dengan penuh tanggung jawab dan kami laksanakan dengan profesional," ujarnya.
Lihat juga:Gubernur Ahok: Direksi Transjakarta Payah |
Ahok sebenarnya menyayangkan sistem di PT TransJakarta yang membebankan seluruh pengadaan bus pada pihak operator. Hal tersebut mengakibatkan jika kontrak operator diputus maka nominal bus akan berkurang.
Padahal, kata Ahok, PT TransJakarta pun bisa melakukan apa yang dilakukan Damri selaku operator, yaitu meminjam uang ke bank untuk membeli bus.
"Damri itu berhutang ke bank dan ada jaminan dari kami berupa bayar rupiah per kilometer," katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun terdapat korban luka pengendara motor yang terkena hempasan bus TransJakarta. (utd)