Menurutnya, masih banyak pejabat maupun masyarakat yang tidak mengetahuinya. Bahkan, pejabat atau politisi lebih memilih peringatan Hari Antikorupsi, karena isu yang dibawa lebih seksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga, Ketua Dewan Kehormatan Penyelanggaraan Pemilu ini sedikit berkelakar agar hari antikorupsi tidak beriringan dengan peringatan hari HAM sedunia.
Namun, Jimly mengapresiasi pemerintahan Joko Widodo yang mulai menyelenggarakan peringatan hari HAM sedunia. Hal ini berbeda dengan pemerintahan sebelumnya, yang seringkali tidak memperingati.
"Makin disadari terutama, Pak Jokowi tiap tahun terlibat. Di pemerintahan sebelumnya, 10 Desember itu sering dilupakan," ujar Jimly.
Di tempat terpisah, massa dari berbagai kelompok korban pelanggaran HAM yang bergabung dalam aksi Koalisi Peringatan Hari HAM atau Koper HAM, menggelar aksi Kamisan yang memasuki pekan ke 423, di Istana Negara.
Koper HAM yang terdiri dari dari korban tragedi 1965 hingga 1998, kelompok LGBT, kelompok Syiah, mahasiswa, nelayan, petani, dan pekerja seni, menagih janji Presiden Jokowi. (ama)