Guntur menjelaskan, saat ini Gegana Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Riau telah memulai kegiatan patroli selama 24 jam. Hal ini untuk mengantisipasi adanya teror dari kelompok radikal.
"Tak hanya Brimob, seluruh satuan yang ada di Polda, mulai dari intelijen dan petugas patroli sudah menyebar untuk melakukan antisipasi dini menjelang Natal dan tahun baru," kata Guntur, Senin (21/12), seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi saat ini, sudah ada ancaman yang disebar kelompok radikal untuk melakukan aksi. Untuk mencegah itu, Brimob melakukan patroli selama 24 jam," ungkap Guntur.
"Intinya kami siapkan pola tertentu yaitu akan dilakukan penebalan pada setiap gereja sesuai tingkat kerawanan,"
Guntur menjelaskan, setiap personel dilengkapi dengan senjata lengkap. "Di samping gereja, Polda Riau juga mengamankan 85 pusat perbelanjaan, 50 objek wisata, dan 83 lokasi pergantian tahun baru," ujarnya.
Namun demikian, Guntur mengimbau masyarakat untuk tidak resah. Masyarakat diajak bekerja sama mencipatakan keamanan dan ketertiban dengan melaporkan gerakan sekelompok orang yang mencurigakan.
"Kalau ada sekelompok orang yang mencurigakan bisa dilaporkan kepada polisi. Kepolisian akan bergerak cepat karena sekarang siaga satu. Apapun laporan yang berpotensi menciptakan gangguan akan ditindak dengan cepat," tutur Guntur.
Awasi Dua Gereja
Tak ketinggalan, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Sumatra Barat, juga memastikan siap mengamankan perayaan Natal dengan meningkatkan pengamanan dua geraja di Kecamatan Panti.
Kapolres Pasaman Ajun Komisaris Besar Agoeng S Widayat di Lubuk Sikaping hari ini mengatakan, Pasaman memiliki dua gereja yaitu gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan gereja Katolik. Kedua gereja tersebut berlokasi di Kejorongan Murni Panti.
"Dua gereja itu akan diamankan 24 jam. Di lokasi juga akan didirikan pos pengamanan agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan saat perayaan Natal,” kata Agoeng.
Polres Pasaman akan berkoordinasi dengan Satpol PP, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, dan Dinas Kesehatan untuk kegiatan pengamanan.
Pengamanan kedua gereja perlu ditingkatkan mengingat lokasinya berada di pinggir jalan lintas Sumatra. "Kami siap mengamankan perayaan natal ini, demikian juga dengan tahun baru 2016, terutama di lokasi keramaian," ujarnya. (rdk)