Tito datang didampingi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Muhammad Iqbal, Kapolres Jakarta Pusat Hendro Pandowo beserta jajaran. Rombongan Polda diterima Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj dan Sekretaris Jenderal Helmy Faishal Zaini beserta pengurus lainnya.
"Kami mohon dukungan dari PBNU untuk sama-sama mengamankan Jakarta. Khususnya menghadapi Maulid, Natal dan Tahun Baru ada potensi kerawanan keamanan," kata Tito di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj mengatakan pihaknya siap membantu pihak kepolisian untuk mengamankan peringatan hari besar Maulid Nabi dan Natal pada tahun ini.
Said menjelaskan bantuan pengamanan ini rutin setiap tahun dilakukan sejak PBNU dipimpin Alm. Abdurrahman Wahid sebagai Ketua Umum. Pengamanan itu terutama dilakukan di gereja-gereja dan menunjukan toleransi antar umat beragama.
Jelang Natal dan Tahun Baru 2016, Polda Metro Jaya akan menurunkan kurang lebih 8000 personel yang disebar disebar di seluruh penjuru Jakarta.
Sebagai catatan, Tito sebelumnya menegaskan ada total sembilan titik yang perlu diwaspadai jelang Natal dan Tahun Baru 2016. Dua titik terletak di kawasan DKI Jakarta sedangkan sisanya ada di luar Jakarta, salah satunya di Tangerang dan Bekasi.
"Ini sudah saya bicarakan dan sudah sampaikan ke jajaran kepolisian untuk melakukan sejumlah operasi. Mudah-mudahan operasi ini bisa meminimalisir aksi terorisme," katanya. (utd)