"Mereka masuk kelompok simpatisan ISIS yang langsung berafiliasi ke Suriah di bawah pimpinan BN orang Indonesia yang ada di Siria," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/12).
Adanya sejumlah WNI yang baru pulang dari Suriah jadi perhatian tersendiri bagi Polri. Dikhawatirkan mereka melancarkan teror pada tahun baru nanti.
Karena itu keberadaan mereka terus dicari dan dipersempit ruang geraknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga menyelidiki sumber dana yang masuk dari sejumlah orang yang bersangkutan, baik melalui rekening maupun pemberian secara langsung kepada simpatisan ISIS ini.
Sebelumnya, Polri menangkap dua orang terduga teroris di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Rabu pekan lalu. Saat penangkapan, polisi menemukan beberapa buku petunjuk pembuatan bom di dalam mobil milik terduga.
Sementara di rumah simpatisan ISIS itu, polisi menyita rompi bunuh diri dan bahan-bahan untuk merakit bom.
Hasil dari pengembangan, petugas juga menangkap dua orang di Solo, Jawa Tengah. (sur)