Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono, barang bukti ledakan diserahkan ke Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) untuk keperluan penyelidikan. "Buktinya itu jam yang rusak dan paku," ujar Sulistyo kepada CNNIndonesia.com.
Sebelumnya disampaikan, dari ledakan itu ditemukan beberapa paku kecil berukuran 2,5 centimeter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah itu molotov atau bom atau mercon, belum tahu. Kalah sama bunyi kembang api," katanya.
Ledakan dini hari tadi diketahui terjadi sekitar pukul 01.20 WIB, di depan kediaman Ridwan Kamil yang terletak di Jalan Dalem Kaum Bandung. Menurut Sulistyo, pada saat kejadian di sekitar lokasi ledakan banyak warga yang sedang menikmati momen pergantian tahun di halaman dan lapangan sintetis Masjid Agung Bandung.
"Mereka dikejutkan adanya ledakan yang bersumber dari bawah mobil peliputan milik TV One. Dari ledakan tersebut, timbul asap tebal," ujarnya. "Beruntung tak ada yang terluka dari ledakan dan tak ada kerusakan dari mobil." (rsa)