“Salah satu saksi, rumahnya kami datangi. Kami terbitkan surat perintah penggeledahan. Kami cari sesuatu yang dibutuhkan. Dicari barang buktinya,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/1).
Jessica, Mirna, dan satu lagi kawan mereka, Hani, bertemu di Restoran Olivier pada hari nahas itu. Jessica datang lebih awal dari Mirna dan Hani, lalu memesankan minuman cocktail dan fashioned sazerac untuknya dan Hani, sedangkan Mirna dipesankan es kopi vietnam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penyelidikan, ujar Krishna, polisi tidak menjadikan isu di sosial media sebagai materi. “Kami tidak buka (perkembangan penyelidikan) untuk kepentingan penyelidikan. Biar kami bekerja dulu. Kalau sudah jelas, terang-benderang, kami sampaikan.”
Setiba di tempat duduk mereka, Mirna menyeruput es kopi vietnam yang telah dipesankan untuknya. Namun baru satu sedotan, ia kejang, merintih kesakitan, dan berbuih pada mulut hingga akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.