"Total aset yang disetorkan ke negara pada 2014 senilai Rp5,2 triliun, berupa tanah dan Rp172 miliar, bangunan di enam instansi pemerintah dan dua BUMN," kata Pahala saat berbincang dengan awak media di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahala mengatakan pihaknya akan aktif mendekati para mitra jika menemukan aset yang belum dikembalikan. KPK juga akan bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melindungi aset pemda yang lenyap.
Selain itu, KPK juga menyita aset dari Perum Bulog sebanyak 36 rumah jabatan yang masih ditempati oleh mantan pegawai dengan total nilai Rp40 miliar. Aset Mahkamah Agung juga berhasil dikembalikan sebanyak Rp 3,1miliar.
Untuk aset BUMN dan Kepolisian, KPK berhasil mengembalikan masing-masing enam unit rumah jabatan dan tiga unit apartemen.
Lembaga antirasuah juga telah membantu pengosongan rumah jabatan di Lebak Bulus sebanyak dunia unit dan tujuh unit kendaraan. Sedangkan untuk PT Taspen (Persero), KPK membantu pengosongan rumah di Jakarta Pusat sekitar Rp60 miliar. (obs)