"Masuknya racun ke tubuh Mirna itu di TKP Kafe Olivier," kata Krishna saat memberikan keterangan pers di kantornya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/1).
Krishna menambahkan, racun sianida yang masuk ke tubuh Mirna melalui kopi yang diminumnya. Namun kadarnya belum bisa dipastikan. Saat ini polisi masih mengumpulkan alat bukti.
Lihat juga:Kopi Mirna Positif Mengandung Sianida |
Sementara pihaknya tidak menemukan kandungan zat sianida dalam kopi jenis yang sama, selain yang diminum Mirna. Krishna mengatakan, kafe tersebut tidak menyampurkan zat sianida di kopi Vietnam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua metode sudah dilakukan, kami meyakini hasilnya akan akurat," kata Budi.
Sementara dari hasil Labfor, di dalam hati, empedu, dan urin korban dinyatakan mengandung senyawa kafein.
"Proses pemeriksaan masih berlanjut untuk mengetahui kadar sianida di barang bukti tersebut," ujarnya.
Mirna (27) tewas usai meminum es kopi Vietnam di Restoran Olivier, Grand Indonesia Shopping Town, Thamrin, Jakarta Pusat. Dia sempat merintih kesakitan, kejang, dan mengeluarkan buih pada mulut begitu menenggak kopi satu sedotan.
Lihat juga:Polisi Geledah Rumah Sahabat Mirna |
Saat itu Mirna sedang bercengkerama dengan dua sahabatnya, H dan J alias S, di restoran tersebut. Di antara mereka bertiga, Mirna datang belakangan.
J tiba lebih dulu sekitar pukul 16.00WIB dan langsung memesan minuman untuk dirinya, Mirna, dan H. Mirna dipesankan es kopi vietnam, sedangkan J dan H cocktail dan fashioned fazerac.
Kopi Mirna datang paling akhir, sekitar 40 menit setelah minuman J dan H. Namun baru satu sedotan, Mirna mengeluh sakit hingga akhirnya meninggal di rumah sakit. (sip)