Badrodi berkata pihaknya telah memegang sejumlah bukti dan akan terus mencari bukti-bukti intinya.
“Bahrun ini bisa saja bantah, itu sah-sah saja, silahkan. Tapi bukti kami sudah pegang. Kalau dia merasa tidak tahu silakan datang Bahrun Naim ke sini,” ujar Badrodin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (19/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan semua anggota polisi yang menjadi korban serangan Thamrin saat ini sudah sadar semua. “Tadi saya datang menjenguk dan mereka sudah bisa bicara dan sadar,” kata Bahrodin.
Badrodin menyebut di antara ketiganya, Bahrun Naim adalah tokoh yang terkuat. Sementara yang terlemah adalah Abu Jandal.
Polri sedang mendalami jaringan komunikasi Bahrun di Indonesia. Ketika ditanyai apakah Bahrun berhubungan dengan Aman Abdurrahman atau Santoso alias Abu Wardah, Badrodin belum bisa memastikan.
Bahrun, yang kini berusia 32 tahun, saat ini diketahui berada di Suriah bersama dua istri dan anak-anaknya, sejak Februari 2015.
Baca juga: Bahrun Naim, Kisah Penjaga Warnet Jadi Perekrut ISIS (adt)