“Hani itu cicip-cicip seperti satu saksi lain, yakni karyawan kafe, yang menaruh setetes kopi di lidahnya lalu kebas. Nah, Hani persis seperti itu,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti usai pemeriksaan maraton delapan jam terhadap Jessica semalam.
Fakta bahwa Hani ikut mencicipi kopi Mirna terlihat pada prarekonstruksi di Restoran Olivier beberapa waktu lalu. “Tapi nanti Hani akan kami minta keterangan lagi. Apakah dia cuma menyedot tapi tidak sampai minum,” ujar Krishna. (Simak terus Fokus: SIAPA TERSANGKA KASUS MIRNA?)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu tetes kopi itu lantas ia cecap, dan saat itu juga timbul reaksi. Si pegawai langsung didera rasa mual selama 30 menit, lidahnya kebas atau kaku, sebelum dia akhirnya muntah.
Lagipula, kata Yudi, kalau ada sianida di kopi Mirna, mestinya orang yang meminum kopi itu mulutnya terbakar atau melepuh.
Mirna sendiri, berdasarkan adegan-adegan prarekonstruksi di Olivier, terlihat kesakitan luar biasa usai menyesap es kopi vietnam. “It’s awful, its’ so bad,” ujarnya berulang kali.
Lihat juga:Sianida di Kopi Mirna Bisa Bunuh 25 Orang |