"Saya berdoa suatu saat Pak Benny, Pak Azis dan Pak Desmond menjadi Jaksa Agung, dan rasakan betapa sakitnya dituduh macam-macam. Saya belah dada saya, bukan lagi anggota parpol," ujar Prasetyo di Ruang Rapat Komisi Hukum DPR, Jakarta, Rabu (20/1).
Rapat kerja ini berlangsung sejak Selasa (19/1) pagi. Skorsing berkali-kali dilakukan sehingga rapat dimulai kembali pada Rabu pagi. Rapat kerja berakhir sekitar pukul 21.50 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prasetyo juga dicecar terkait penyidikan dugaan korupsi pada restitusi (ganti kerugian) pajak yang diajukan PT. Mobile-8 Telecom Tbk periode 2007-2009. Pengusaha media asal Indonesia Hary Tanoesoedibjo bakal diperiksa dalam perkara ini.
"Saya sependapat agar jangan dilama-lamakan. Apabila tidak cukup, ya, dihentikan. Tapi kalau yakin cukup kuat dilimpahkan ke pengadilan, segeralah. Orang tidak bisa diombang-ambing terlalu lama. Cemas, Pak," kata Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi PKS Nasir Jamil.
Cecaran dugaan adanya politisasi kembali muncul saat Wakil Ketua Komisi Hukum Desmond J Mahesa menyinggung keseriusan pemerintah, terutama Kejaksaan Agung merealisasikan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi.
Desmond beranggapan penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu hanya janji pemerintah pada saat tahun politik besar di 2014 lalu.
"Saya sebagai korban penculikan, sudah terlalu lama menunggu kepastian ini. KKR ini hanya akal-akalan saja. Pas tahun politik (usulan) muncul, setelah (tahun politik) selesai hilang lagi," kata Desmond.
Cecaran paling banyak muncul saat membahas penyelidikan dugaan pemufakatan jahat bekas Ketua DPR Setya Novanto di perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia. Kejaksaan Agung telah menyelidiki dugaan pemufakatan jahat ini sejak 1 Desember 2015 lalu. Hingga kini, status perkara belum ditingkatkan ke penyidikan.
Komisi Hukum akhirnya memutuskan akan membentuk panja Freeport yang bertujuan menjadi amunisi Kejaksaan Agung menangani perkara ini.
Namun, kelakar Prasetyo pun masih berlanjut sebelum rapat ditutup Azis Syamsuddin. "Dituduh begitu sakit rasanya. Padahal saya sungguh-sungguh dari kemarin pagi di sini. Yakin selama saya jadi Jaksa Agung, saya bekerja sebaik-baiknya," ucapnya. (utd)