Tidak terlihat ada hal yang berbeda pada aksi damai tersebut. Para peserta demonstrasi itu masih kompak mengenakan pakaian serba hitam.
Namun, dari tahun ke tahun, selalu muncul peserta demonstrasi baru. Kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa dari sejumlah kampus di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Berbagai Pelanggaran HAM Sepanjang 2015 |
CNN Indonesia melihat para peserta demonstrasi itu memberikan beberapa tangkai bunga mawar putih kepada sejumlah aparat kepolisian yang mengawal unjuk rasa mereka.
Lihat juga:Menkumham: Dosa Sejarah Harus Diselesaikan |
Menurutnya, Aksi Kamisan telah menjadi institusi korban-korban pelanggaran HAM. Tidak hanya menunut keadilan atas peristiwa jelang, selama dan setelah reformasi, menurut Haris, Aksi Kamisan juga menyuarakan ketidakadilan-ketidakadilan lainnya.
"Inilah tempat korban mengharapkan keadilan. Pada tahun kesepuluh nanti, pemerintah seharusnya membuat monumen di sini. Pemerintah harus suportif terhadap perjuangan ini," ucapnya. (bag)