"Pemahaman saya, omongan pembubaran DPD hanya soal teknik komunikasi. Kami akan bangun komunikasi politik dan bicara dengan PKB," kata Irman saat ditemui di kantor DPD, Jakarta, kemarin (9/2).
Irman mengatakan pihaknya juga telah melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain sebelumnya. Ia menilai PKB punya niat baik untuk memperkuat kewenangan DPD.
Lihat juga:Muhammadiyah Dukung Penguatan DPD |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau DPD dianggap lemah, bukan dibubarkan tapi diperkuat posisinya lewat konstitusi. Tidak konstitusional kalau dibubarkan," kata Nashir.
Lihat juga:Gubernur Jateng Tolak Wacana Pembubaran DPD |
PKB memandang keberadaan DPD saat ini hanya menjadi “aksesoris” demokrasi. Misalnya, selama ini DPD hanya diikutsertakan dalam membahas Rancangan Undang-Undang yang berkaitan dengan daerah dan sering kali diabaikan.
Karena itu, PKB berpendapat anggaran DPD yang sangat besar bisa dialihkan untuk program pembangunan yang lebih bermanfaat langsung pada masyarakat.
"Bagi PKB, sepanjang kewenangan fungsi DPD seperti hari ini, maka PKB merekomendasikan untuk dihilangkan. Kalau diberi kewenangan lebih baik, kita setuju eksistensinya," kata Abdul dalam konferensi pers penutupan musyawarah di Jakarta, Sabtu (6/2) lalu.