Dalam pelantikan tersebut, Jokowi berpesan kepada para pasangan kepala daerah terpilih untuk bekerja keras memberikan pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
"Setelah pilkada selesai kita melanjutkan ujian negara berikutnya yaitu melanjutkan janji-janji saudara untuk memenuhi kesejahteraan rakyat," kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, lanjut Jokowi, para kepala daerah juga diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk memiliki kemampuan daya beli yang semakin kuat. Pasangan kepala daerah juga diharapkan bisa membantu dalam mengendalikan tingkat inflasi.
Kemudian ada Muhammad Sani-Nurdin Basirun (Kepulauan Riau), Irianto Basire-Udin Hianggio (Kalimantan Utara), serta Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah (Bengkulu).
Sebelum dilantik di Istana Negara, pasangan kepala daerah tersebut menerima surat Keputusan Presiden sebelum akhirnya menuju Istana Negara untuk dilantik.
Sementara itu ditemui sebelum upacara pelantikan Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur di Istana ditujukan agar para pasangan kepala daerah memiliki visi yang sama dengan Nawacita.
Tak hanya itu, Presiden Jokowi, kata Tjahjo juga berharap agar para pasangan kepala daerah bisa membangun tata kelola pusat dan daerah yang efektif dan efisien sehingga memperkuat otonomi daerah.
Setelah pelantikan Gubernur dan Wakil di Istana, Tjahjo mengatakan sebanyak 219 walikota dan bupati akan dilantik oleh Gubernur di provinsi masing-masing.
Pelantikan KY dan ORI
Setelah melantik pasangan kepala daerah, Presiden Joko Widodo juga melantik sembilan anggota Ombudsman Republik Indonesia masa jabatan 2016-2021 dan dua anggota Komisi Yudisial masa jabatan 2015-2020.
Sembilan anggota ORI yang dilantik adalah Amzulian Rivai (Ketua), Lely Pelitasari (Wakil Ketua ORI), Adrianus Meliala, Ahmad Alamsyah Saragih, Ahmad Suaedy, Alvin Lie, Dadan Suparjo, Laode Ida dan Ninik Rahayu.
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, dalam acara pelantikan tersebut turut hadir pula Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Pemusyawaratan Rakyat Ade Komarudin, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Isman Gusman, dan beberapa menteri jajaran Kabinet Kerja seperti antara lain Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator bidang Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menko bid pemberdayaan manusia dan budaya Puan Maharani.
Tak hanya itu, tampak pula beberapa petinggi partai politik seperti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, serta Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. (pit)