"Saya tak berjumpa Kapolda, beliau yang akan memimpin rapat koordinasi semua," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/2).
Ahok, sapaan Basuki, mengungkapkan RT dan RW di kawasan Kalijodo akan diundang untuk membicarakan keadaan di daerah yang masuk dalam Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara tersebut. Ditambah lagi, kata dia, kasus Kalijodo berbeda dengan kasus penertiban Gang Dolly di Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang pernah menjadi Bupati Belitung Timur tersebut menambahkan rapat nanti juga akan dihadiri oleh Pangdam Jaya Mayor Jenderal Teddy Lhaksmana dan akan digelar di Mapolda Metro Jaya. Setelah rapat digelar, barulah pihak-pihak tersebut menemui Ahok untuk menjelaskan semuanya.
Diperkirakan ada sekitar 200 kepala keluarga yang membutuhkan tempat tinggal baru di rusun. Pada saat ini ada sekitar 600 KK di kawasan pelacuran itu. Namun tidak semuanya memiliki tempat tinggal di Kalijodo.
Selain tawaran pindah ke rumah susun, warga juga diberi pilihan untuk kembali ke daerah asalnya jika memang tak punya KTP Jakarta. Bagi yang ingin kembali ke kampung halamannya, Pemprov DKI Jakarta siap membantu mereka pulang sampai ke rumah.
Tito Karnavian menegaskan kepolisian mendukung langkah Pemerintah Provinsi DKI dalam menertibkan Kalijodo. Tito menuturkan rapat koordinasi akan membahas langkah yang akan diambil guna menertibkan kafe-kafe ilegal di Kalijodo tersebut.
“Tidak ada satupun kawasan yang tidak bisa ditertibkan jika dianggap bermasalah,” kata Tito beberapa waktu lalu.