Menurut Ahok, KPK adalah lembaga penegak hukum independen yang bekerja tanpa pengaruh siapapun, termasuk para legislator di DKI Jakarta.
"KPK itu independen dan tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun, mau membawa 100 orang atau 1000 anggota DPRD pun tak akan ada pengaruhnya," ujarnya di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) Jaya, Rabu (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pun masih berkukuh, ia tidak memiliki niat mencuri uang negara yang diperuntukkan untuk membeli lahan RS Sumber Waras.
Selama ini, Lulung getol mendorong KPK menjadikan Ahok sebagai tersangka kasus RS Sumber Waras. Padahal menurut Ahok, sebagai sarjana hukum Lulung seharusnya paham duduk perkara kasus itu.
Sebelumnya Lulung mengatakan, DPRD DKI Jakarta seharusnya menyambangi KPK kemarin. Namun dengan berbagai alasan, kunjungan tersebut tertunda dan baru akan terlaksana hari ini.
Setidaknya terdapat 50 anggota dewan yang akan ikut dalam kunjungan dan diskusi tersebut. Lulung berkata, pertemuan akan diadakan sekitar pukul 13.00 WIB. Ia berharap, KPK dapat segera melanjutkan kasus RS Sumber Waras ke tingkat berikutnya.
"Saya ingin dia (Ahok) cepat ditahan karena buktinya sudah cukup," ujar Lulung.