"Ada temuan keramik oleh penambang secara tidak sengaja pada Februari ini. Temuan dilaporkan kepada petugas keamanan di Liyangan kemudian diamankan, sebelum nanti diteliti oleh pakarnya," kata Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Didik Nuryanto di Temanggung, Kamis (18/2/2016) seperti dilaporkan Antara.
Ia mengatakan penemuan keramik itu di bawah area utama candi atau arah menuju kompleks permukiman kuno, atau di bawah lokasi petirtaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebutkan keramik lokal dengan berbagai bentuk bisa kendi, mangkuk, atau teko terbuat dari tanah liat dengan campuran sekam. Sedangkan keramik dari Tiongkok lebih halus karena ada lapisan glasir atau dikenal dengan nama "stone ware".
Ia menuturkan situs berupa tempat ibadah dan pemukiman pada zaman Mataram Kuno itu telah ditemukan sejumlah benda budaya, antara lain, keramik, peralatan pertanian, jagung, serbuk sari berbagai jenis tanaman, tulang binatang, dan candi.