Dia menjelaskan, bahwa dirinya diajak Bambang menunggangi jet mewah itu dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Daerah Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI).
Ade sendiri adalah Ketua Umum SOKSI sementara Bamsoet menjabat sebagai Waketum dalam organisasi itu. Ade mengungkapkan, Bamsoet tidak hanya mengajak dirinya namun juga Waketum SOKSI lain seperti Ahmadi Noor Supit dan Dewan Pembina SOKSI Titiek Soeharto serta pengurus SOKSI lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:MKD Telusuri Motif Aduan Soal Ade Komarudin |
Bamsoet kata Ade, adalah salah satu pemegang saham dari perusahaan yang memfasilitasi jet mewah itu yakni PT Kodeco-Jhonlin yang bergerak dalam bidang tambang batubara di Kalimatan Selatan, serta angkutan laut, angkutan udara dan alat berat.
"Ya karena kata beliau tidak melanggar aturan, ya oke. Karna itu tidak langgar peraturan. Saya naik," kata Ade.
"Itu kaitannya dengan Musda SOKSI. Belum pernah (naik jet mewah tanpa Bamsoet). Saya itu ikut pesawat karena mas Bambang. Jadi kalau bukan karena mas Bambang saya juga tidak naik," ucap Ade.
Aduan yang dilaporkan oleh LAKP ke MKD bermula dari beredarnya foto di media sosial, Ade Komarudin bersama sejumlah anggota DPR fraksi Golkar di pesawat jet mewah.
Di foto tersebut ada Ade Komarudin, Bambang Soesatyo, Titiek Soeharto, Ahmadi Noor Supit, MS Hidayat, Misbakhun dan Firman Soebagyo.