"Saya malah belum tahu, kalau itu ada maka serahkan ke polisi atau kita proses dulu," kata Budi Waseso di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu (24/2).
Informasi adanya legislator yang diduga memakai narkoba berdasarkan hasil operasi pemberantasan narkoba di Komplek Perumahan Kostrad, Jakarta kemarin. Budi menyebut BNN hanya memback-up. Alasannya, ini merupakan kepedulian Panglima TNI dalam menyikapi masalah narkotika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi belum mengkonfirmasi apakah ada anggota polisi atau TNI yang menunjukkan hasil positif pemakai narkoba. "Saya belum tahu hasilnya, apakah ada oknun aparat yang terjaring," ujarnya.
Tiga anggota pasukan komando strategis angkatan darat (Kostrad) ditangkap tim gabungan TNI dan Polri dalam razia narkoba di komplek perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Senin malam (22/2).
"Kami Kostrad konsisten dan memiliki komitmen untuk pemberantasan narkoba," kata Heru saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (23/2).
Ketiga anggota Kostrad itu ditangkap bersama lima oknum anggota kepolisian, dan enam warga sipil atau total 14 orang. Hasil dari 146 anggota Kostrad yang melakukan tes urine menunjukan, ke-14 orang itu positif menggunakan narkoba.
Diketahui, dari keenam warga sipil yang ditangkap, satu di antaranya merupakan anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PPP yakni Ivan Haz. Hasil pemeriksaan membuktikan Ivan positif menggunakan narkoba. Dia diduga membeli barang haram itu dari anggota Kostrad. (antara)