"Kami sama seperi kandidat yang lain. Ya kita juga sekalian bersilaturahmi dengan DPD," ujar Nurul di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (24/2).
Namun, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini mengatakan pihaknya belum mengetahui jumlah dukungan yang diberikan daerah kepada Setya. Dia hanya berharap banyak yang mendukung Setya untuk maju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita belum bisa menyebut angka, karena nantinya juga kan dukungan riil diperlihatkan pada saat Munas," kata Nurul.
"Saya nggak perlu klarifikasi. Kita semua tahu ini lagi bertempur," kata Nurul.
Ditemui terpisah, Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto juga enggan berkomentar terkait peredaran tandatangannya di rapat paripurna, kemarin. Dia juga membantah telah ada politik uang jelang penyelenggaraan Munas.
"Yang jelas saya keliling. Sekarang jangan ada bagi-membagi (uang). Sudah diputuskan, dan diundang KPK kok," kata Setya singkat.
Beredarnya tandatangan absensi rapat paripurna, diawali dari cuitan akun @LalaBinal di media sosial twitter. Dalam cuitannya dia mengunggah foto absensi sekaligus, foto Setya yang diklaimnya bersama salah seorang pengurus Golkar di Sulawesi Utara.
Penyelenggaraan Munas Golkar sendiri masih menunggu keputusan rapat pleno. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono memberi sinyak bahwa gelaran Munas akan dilaksanakan pertengahan atau minggu kedua bulan April.
Sore ini, rapat pleno yang sedianya memutuskan itu ditunda karena Ketua Umum Aburizal Bakrie berhalangan hadir karena diketahui sedang sakit. (pit)