"Saya konsultasi, kalau Pak Suryadharma Ali setuju (Mukernas), ya saya setuju. Kalau tidak setuju, saya rayu beliau supaya setuju. Tapi kami tidak tahu nanti bagaimana pandangan beliau," kata Epyardi di Kantor KPK, Jakarta.
Epyardi ingin memastikan apakah Mukernas yang masih berlangsung di Ancol, Jakarta ini, atas seizin dan sepengetahuan dari Suryadharma. Jika restu memang didapat untuk Mukernas, maka Epyardi akan menghadirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi V DPR ini mengaku belum mengetahui perkembangan Mukernas. Ia baru kembali dari tanah suci pada Selasa lalu.
Mukernas membahas waktu untuk menggelar muktamar islah. Pemerintah memberikan tenggat waktu hingga enam bulan ke depan untuk menyatukan dua kubu.
Sebagai dukungan islah, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghadiri mukernas tersebut.
(obs)