Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman menyatakan satu orang yang belum ditemukan atas nama Letnan Cpn Wiradi.
“Langkah awal yang telah diambil oleh pihak TNI adalah Pangdam VII/Wirabuana sedang memimpin pencarian dan evakuasi terhadap korban, 12 orang sudah dapat diidentiflkasi dan satu orang atas nama Lettu Cpn Wiradi masih dalam pencarian,” kata Tatang di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu malam (20/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Senin pagi, semua korban akan di evakuasi menuju ke rumah duka masing-masing,” tuturnya.
Adapun penyebab jatuhnya helikopter tersebut, lanjut Tatang, ialah karena cuaca. Rencananya para personel bakal melakukan pendaratan di stadion Poso usai berangkat sekira pukul 17.20 WITA. "Mereka mau mendarat di stadion Poso," ucapnya.
Ke-12 orang korban yang meninggal tersebut, tujuh orang di antaranya penumpang, sementara lima orang lainnya kru pesawat. Tujuh orang penumpang itu yakni Danrem Kolonel Inf Syaiful Anwar, Kolonel Inf Ontang (BIN), Kolonel Inf Herry (Bais), Letkol Cpm Teddy (Dandenpom Palu), Mayor Faqih (Kapenrem), Kpt Yanto (Dokter Korem), dan Prada Kiki.
Enam lima orang kru yang menjadi korban, yakni Kapten Cpn Agung, Letnan Cpn Wiradi (belum ditemukan), Letnan dua Cpn Tito, Sertu Bagus, Serda Karmin Mekanik, dan Pratu Bangkit (Avionic). (obs)