"Calon yang masuk radar ada Budi Waseso. Dia tegas, tidak arogan, integritas tinggi, berprestasi, tidak pandang bulu dan bersih," kata Dasco saat dihubungi CNN Indonesia, Senin (21/3).
Tim Relawan Jakarta Bergerak terdiri dari kader Partai Gerindra dan ratusan advokat. Dasco mengakui belum berkomunikasi dengan Budi soal pencalonan Gubernur DKI. namun menurutnya, hal itu bakal dilakukan dalam satu hingga dua minggu mendatang.
Dalam pertemuan itu, Gerindra juga akan mempertanyakan kesiapan Budi mundur sebagai Kepala BNN bila bersedia diusung menjadi lawan incumbent Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Budi Waseso, Gerindra menurut Dasco juga tertarik pada Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya Mayor Jenderal Teddy Lhaksamana, bekas Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Rektor Universitas Paramadina Firmansyah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Boy Sadikin, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.
Keenam nama tersebut dinilai punya peluang mengalahkan Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta tahun depan. "Mereka yang bisa mengalahkan Ahok," kata Dasco.
Dasco menegaskan, Gerindra tidak akan menuntut mahar pada bakal calon itu, hanya cukup berani menandatangani kontrak.
"Selalu hadirkan kebijakan yang ramah rakyat, dan tegas kepada korporasi yang melanggar aturan," kata anggota Komisi Hukum DPR ini. (sur)