“Kami akan kirim satu pasukan Zeni Angkatan Darat untuk membantu pembangunan pascabencana di Fiji. Fiji kan baru kena musibah Topan Winston. Bantuan kemanusiaan akan kami serahkan secara simbolik,” kata Deputi VII Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenkopolhukam Marsda Agus Barnas kepada CNNIndonesia.com, Senin (28/3).
Fiji dihantam Topan Winston bulan Februari lalu. Topan kategori 5 dengan kecepatan 325 kilometer per jam itu menewaskan sedikitnya 29 orang dan memporak-porandakan wilayah utara Fiji seperti Vanualevu, Taveuni, Lomaiviti, Lau, Tavua, dan Raki-Raki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini rombongan tengah transit di Makassar, Sulawesi Selatan, sebelum melanjutkan perjalanan mereka.
Negara-negara Pasifik Selatan dihuni oleh suku Melanesia, sama seperti mayoritas ras yang menghuni Papua. Ini menjadi dasar dan alasan mengapa Gerakan Pembebasan Papua aktif berkampanye di wilayah tersebut.
Pentingnya negara-negara Pasifik Selatan bagi kebijakan politik luar negeri Indonesia pun dikemukakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachri dalam Konferensi Tingkat Tinggi Melanesian Spearhead Group (MSG) ke-20 di Solomon, 26 Juni 2015.
Saat berpidato di hadapan pemimpin negara-negara anggota MSG, Fachri mengatakan Pasifik merupakan salah satu prioritas utama Indonesia sebagai negara yang memiliki 11 juta jiwa warga keturunan Melanesia yang tersebar di Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
Dalam KTT ke-20 MSG di Solomon itu pula, Indonesia masuk menjadi anggota asosiasi, sedangkan Gerakan Pembebasan Papua atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) berstatus sebagai pengamat.