Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Risyapudin mengatakan, dalam uji coba nanti akan terlihat bakal ada kepadatan di jalur protokol ibu kota. Uji coba rencakan akan digelar pada 5 April 2016.
Lihat juga:Penghapusan 3 in 1 Diuji Coba 5 April |
"Dalam uji coba nanti akan dilihat apa benar kemacetan sudah terurai dengan baik, itu yang akan kami evaluasi," kata Risyapudin saat dihubungi, Kamis (31/3).
Karena tak lagi ada batasan jumlah penumpang di dalam mobil yang melintas di dalam jalur utama, maka Risyapudin memperkirakan makin banyak yang akan melintas di jalan raya. Sementara lebar dan panjang jalan protokol di Jakarta tidak bertambah siginifikan.
Karena itu jika memang Pemprov DKI Jakarta ingin mengurai kemacetan sebaiknya tidak dengan menghentikan sistem 3 in 1, namun dengan menambah lebar jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana penghentian sistem 3 in 1 dikemukanan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Uji coba penghapusan akan dilaksanakan pada tanggal 5 April 2016.
"Rencana uji coba dulu, betul enggak lebih macet. Selama seminggu akan kami lihat," kata Gubernur yang biasa disapa Ahok ini.
Adanya joki jalanan ini juga berimbas pada eksploitasi anak jalanan. Kasunya kini tengah ditangani oleh Polres Jakarta Selatan. Tersangka eksploitasi bahkan diduga memberikan obat penenang pada bayi yang dibawa untuk menjadi joki 3 in 1. (sur)