Dia berharap OTT yang dilakukan oleh KPK terhadap Sanusi, tidak mengganggu elektabilitas Partai Gerindra yang akan menghadapi Pilkada 2017 khususnya di DKI Jakarta. Sebab, partainya konsisten dan tidak mentolerir kader yang tersangkut kasus hukum.
Anggota Komisi Hukum DPR itu juga mempersilahkan KPK mengusut secara tuntas jika ada kader Gerindra lain yang terlibat. "Itu silahkan saja KPK harus profesional mengusut," tuturnya di DPR RI, siang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanusi ditangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) tadi malam, Kamis (31/3). Ruangan Sanusi yang merupakan Ketua Komisi D di DPRD DKI Jakarta juga telah disegel oleh KPK.
Sanusi merupakan satu dari empat bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra. Selain Sanusi, tokohlain adalah Sandiaga Uno, Mohamad Taufik dan Biem Benyamin.
Pada akhir Januari lalu, keempatnya menandatangani surat pernyataan maju ke pemilihan gubernur, bersaing dengan Gubernur petahana Basuki Tjahja Purnama.
Sanusi juga adalah adik dari Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik. Sanusi pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindr (pit)