Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, sekitar delapan penyidik tiba pukul 15.10 WIB dengan menggunakan dua mobil minibus Toyota Innova berwarna silver dan hitam.
Dengan menggunakan rompi krem bertuliskan KPK, para penyidik tersebut menunggu di dalam ruang tunggu setelah dipersilakan masuk oleh petugas keamanan dalam Kejaksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awak media tak dapat mengetahui ruangan mana yang digeledah penyidik KPK. Pihak Kejaksaan dan KPK pun tak berkomentar ketika ditanya soal rincian ruangan yang digeledah.
Usai operasi tangkap tangan, KPK memeriksa Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta Sudung Situmorang dan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jakarta Tomo Sitepu.
Permeriksaan terhadap keduanya selesai sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. Sudung dan Tomo diduga KPK terkait dalam kasus itu.
"Saat itu terjadi penyerahan (uang) dari DPA ke MRD. Dilakukan di lantai satu toilet pria," ujar Agus.
Setelah uang diserahkan, DPA dan MRD kembali ke mobil masing-masing hingga dilakukan penagkapan terhadap keduanya.
Dalam penangkapan, KPK menyita uang dalam pecahan Dolar Amerika Serikat senilai US$148.835 ribu. Seluruh uang tersebut terbagi dalam beberapa pecahan, di antaranya 1.484 lembar pecahan US$100, satu lembar pecahan US$50, tiga lembar pecahan US$20, dua lembar pecahan US$10, dan lima lembar pecahan US$1. (agk)