“Indonesia adalah negara yang berdaulat sehingga tidak boleh ada satupun negara di dunia ini yang mendikte kita. Saya secara langsung menyampaikan kepada pemerintah Republik Fiji dan Papua Nugini bahwa Papua dan Papua Barat adalah bagian terintegrasi dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Fakta itu bersifat final dan tidak dapat dirundingkan lagi,” kata Luhut dalam keterangan tertulisnya.
Pesan itu disampaikan Luhut kepada pemerintah kedua negara setelah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya melaporkan poin-poin kerja sama antarnegara yang disepakati, penyerahan bantuan senilai US$5 juta kepada Fiji, serta rencana pengiriman satu kompi Zeni TNI AD untuk membangun kembali sebagian wilayah Fiji yang porak-poranda akibat bencana topan Winston bulan lalu,” kata Luhut.
Di Pasifik Selatan, Fiji termasuk salah satu negara yang memiliki hubungan paling baik dengan Indonesia. “Fiji sangat mendukung Indonesia, dan Fiji semacam center of gravity di Pasifik Selatan,” ujar Luhut beberapa waktu lalu.
Di MSG, status Indonesia sebagai anggota asosiasi, sedangkan Gerakan Pembebasan Papua atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) sebagai pengamat. Indonesia pun kini berupaya untuk meningkatkan statusnya di MSG.
Bagaimanapun, negara-negara Asia Pasifik memiliki suara berpengaruh. Maka Indonesia memiliki kepentingan untuk “menjelaskan secara tuntas.” Jika tidak, ujar Luhut, negara-negara itu hanya akan mendapat informasi negatif tentang Indonesia yang berpotensi untuk diteruskan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dunia internasional.