Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan autopsi dalam rangka melaksanakan tanggungjawab kemanusiaan yang merupakan salah satu tugas organisasinya.
“Muhammadiyah menyampaikan bahwa kami terbiasa menerima pengaduan masyarakat, termasuk yang terakhir dari keluarga Siyono. Artinya bahwa ketika kami menerima pengaduan itu bagian peran kemasyarakatan dan juga peran kemanusiaan, itu kami jelaskan," kata Haedar di Mabes Polri, Jakarta (4/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Haedar, PP Muhammadiyah hanya menjalankan tugas yang dipercayakan oleh Komnas HAM untuk mengautopsi Siyono. Bahkan, di antara tim dokter itu juga ada dokter forensik dari Kepolisian.
Sementara itu, kesimpulan autopsi itu belum bisa disampaikan. Sebagaimana sebelumnya diberitakan, kesimpulan itu mesti menunggu hasil laboratorium yang baru bisa didapatkan sekitar 10 hari lagi.
"Alhamdulillah respons Kapolri cukup bagus, pertama meningkatkan kerja sama dengan Muhammadiyah, saling pengertian. Kedua, respons sangat positif bahwa kami akan, di satu pihak, terus melakukan langkah-langkah hukum menelitik seberapa jauh ada penyimpangan atau kekeliruan prosedur di lingkungan internal sendiri," ujarnya. (yul)