Kronologi Kecelakaan Pesawat Batik Air di Bandara Halim

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Senin, 04/04/2016 21:41 WIB
Kronologi Kecelakaan Pesawat Batik Air di Bandara Halim Pesawat Transnusa mengalami kerusakan setelah bertabrakan dengan Batik Air di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 4 April 2016. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan pesawat terjadi di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin malam (4/4), pukul 19.55 WIB. Dua pesawat bertabrakan di runway bandara yakni Batik Air berjenis Boeing 737-800 reg PK-LBS rute HLP-UPG (Ujung Pandang), bertabrakan dengan pesawat Transnusa jenis ATR reg PK-TNJ.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementrian Perhubungan JA Barata membenarkan peristiwa tersebut.

“Pada saat pesawat Batik Air sedang take off, pada saat bersamaan terdapat pesawat Transnusa yang berada di runway yang sedang towing menuju hanggar,” ujarnya.


Karena kejadian itu, pesawat Transnusa mengalami kerusakan di bagian ekor pesawat dan sayap bagian kiri. Sedangkan pada pesawat Batik Air rusak pada bagian ujung sayap sebelah kiri.

Barata menyebutkan tidak terdapat korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Semua penumpang dan kru pesawat telah dievakuasi dengan selamat,” ujarnya.

Pesawat Batik Air ID 7703 membawa 49 penumpang dan tujuh kru.

Pihak Lion Air Group mengatakan seluruh penumpang tetap akan diberangkatkan menuju Ujung Pandang dengan menggunakan pesawat pengganti.

Adapun guna memastikan proses evakuasi lancar, sesuai NOTAM Nomor A1004, runway Bandara Halim ditutup sementara. “Menunggu evakuasi pesawat Batik Air, Bandara Halim ditutup sementara hingga pukul 22.00 WIB,” tutur Barata. (les)