Menurut Alan, jika alasan pemerintah provinsi beralasan meniru negara lain yang melakukan reklamasi, hal itu dianggap keliru. Bahkan dua negara yang telah mengerjakan reklamasi yakni Korea Selatan dan Jepang justru menyesal.
"Kalau kita lihat negara lain ada dua negara yang menyesal setelah melakukan reklamasi, Korea Selatan dan Jepang. Kalau dipertimbangkan lagi memang secara teknis proyek ini tidak layak," ujar Alan dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika proyek reklamasi ini tetap diteruskan, lanjutnya, dapat berdampak pada kematian makhluk hidup di dalam laut dan penurunan kecepatan arus yang membuat sirkulasi air tidak berjalan lancar. Terlebih proyek reklamasi ini pernah digugat Kementerian Lingkungan Hidup walaupun kalah di tingkat kasasi.
Reklamasi 17 pulau di Jakarta menjadi pusat perhatian setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Ketua Komisi D DPRD, Mohamad Sanusi. KPK menduga Sanusi menerima suap dari pihak pengembang demi mempermulus pembahasan rancangan peraturan daerah terkait reklamasi.
KPK juga telah mencegah berpergian ke luar negeri staf Ahok, Sunny Tanuwidjaja, Direktur PT Agung Sedayu Group Ricard Halim Kusuma, pemilik PT ASG Sugianto Kusuma alias Aguan, Sekretaris PT APL Berlian Kurniawati dan sopir Mohamad Sanusi, Geri Prasetya. (yul)