Ratna, yang mengenakan kebaya serta kain batik, diapit sejumlah polwan keluar dari Pasar Ikan setelah insiden antara aparatur keamanan dan warga pecah.
"Tidak ada sosialisasi. Masyarakat meminta Ahok. Suruh dia ke sini untuk berdialog dengan masyarakat," ucapnya, seperti dilansir Detikcom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat hendak dibawa polwan keluar dari lokasi penggusuran, Ratna terlihat memberontak. Ratna berkata, ia berada di Pasar Ikan untuk mengadvokasi masyarakat.
Menurutnya, tanpa memenuhi syarat-syarat penertiban, penggusuran hanya akan menimbulkan tragedi kemanusiaan.
"Konsep pemugaran setiap wilayah cagar budaya pun hendaknya didekati dengan pendekatan budaya, termasuk rekomendasi dari Tim Sidang Pemugaran dan Balai Pelestarian Cagar Budaya," kata Ratna.
Ia juga mengaku sudah menyurati Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia mendorong Ahok menunda penertiban kawasan tersebut. (abm)